KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN STEK LADA (Piper nigrum L)

Raudhatul Jannah

Sari


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi air kelapa dan lama perendaman terhadap pertumbuhan stek lada. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Keude Dua Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen pada bulan Maret sampai Juni. Rancangan percobaan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non factorial. Faktor yang di coba adalah faktor konsentrasi air kelapa muda (K) yang terdiri dari empat taraf perlakuan: K0 = 0 cc/liter air, K1 = 75 cc/liter air, K2 = 150 cc/liter air, K3 = 225 cc/liter air. Parameter tanaman lada yang di amati dalam penelitian ini adalah panjang Tunas (cm), jumlah Tunas, jumlah daun (Helai), dan jumlah Akar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi air kelapa sebagai zat pengatur tumbuh (ZPT) terhadap panjang tunas pada umur 30 HST, jumlah daun pada umur 60 HST, dan jumlah akar 90 HST berpengaruh sangat nyata. Perlakuan yang terbaik dijumpai pada konsentrasi 150 cc/ L air (K2).

 

Kata Kunci : Konsenttrasi Air Kelapa, Stek Lada.

 

 

PENDAHULUAN

Tanaman lada (Piper nigrum L) merupakan jenis tanaman yang dikenal masyarakat di berbagai wilayah Indonesia dan Eropa, tanaman ini berasal dari Ghat Barat, India. Introduksi tanaman lada di Indonesia kali pertama dilakukan oleh Bangsa Portugis sekitar abad XVI, dan sampai sekarang tanaman lada yang telah di budidayakan petani telah menyebar hampir seluruh daerah di Indonesia.


Teks Lengkap:

XML

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Dewi, R. I. 2008. Peranan dan Fungsi Fitihormon bagi Pertumbuhan Tanaman. Universitas Padjajaran. Bandung.

Franklin, 2005 Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press, Jakarta

Gardner, F.P., R.B. Pearce and R.L. Mitchell. 2006. Physiology of Crop Plant. Terjemahan Herawatu Susilo dan Subiyanto. “Fisiologi Tanaman Budidaya”. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Huik, E. M. 2004. Pengaruh Air Kelapa dan Ukuran Diameter Setek Terhadap Pertumbuhan dari Setek Batang Jati (Tectona Grandis L.F.). Skripsi. Universitas Pattimura, Ambon.

Harjadi, S. S. 2009. Zat Pengatur Tumbuh. PT. Gramedia. Jakarta.

Kusumono. 2004. Zat Pengatur Tumbuh Tanaman. Dalam Heru, J. 2003. Pengaruh Lama Penyimpanan Bahan Stek dan Macam Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Stek Lada (Piper nigrum L.). Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Yogyakarta

Kusumo. 2001. Zat Pengatur Tumbuh. CV Yasaguna. Jakarta.

Lawani. 2000. Teknik Pembibitan Dan Perbanyakan Vegetatif Tanaman. Bogor: World Agroforestry Centre.

Nazaruddin, 2008. Budidaya dan keuggulan lada Dataran Rendah Penebar Swadaya. Jakarta.

Rismunandar. 2000. Lada Budidaya dan Tata Biaganya. Cetakan X. Jakarta: Penebar Swadaya.

Rismunandar dan M. H. Riski. 2003. Lada Budidaya dan Tata Biaganya. Edisi Revisi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Santoso, B, B. 2013. Zat Pengatur Tumbuh Dalam Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. Universitas Sam Ratulangi.

Untari, R. dan Dwi M. P. 2006. Pengaruh Bahan Organik dan NAA terhadap Pertumbuhan Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata Lindl.) dalam Kultur in Vitro. Bogor : Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Warisno. 2004. Mudah dan Praktis Membuat Nata de Coco. Jakarta : Argomedia Pustaka.

Wattimena, G.A. 2005. Zat Pengatur Tumbuh Tanaman. Bogor: PAU Bioteknologi


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.