IDENTIFIKASI KERATIN DARI EKSTRAKSILIMBAH BULU AYAM

Rina Mirdayanti

Sari


ABSTRAK

Keratin di definisikan sebagai sejumlah besar asam amino sistein. Yang merupakan protein serabut yang terdiri dari peptida berantai panjang dengan serat-serat yang tersusun memanjang dapat memberikan peran struktural. Molekul protein ini mengandung karbon, hidrogen dan sulfur yang mana memberikan karakteristik terhadap kekuatan mekanis untuk tahan terhadap enzim pencernaan. Kelemahan dari protein ini adalah daya larut yang rendah terhadap air. Dengan cara dihidrolisis sistin yang terdapat pada protein ini dengan mudah dapat dikurangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode ekstraksi keratin dari limbah bulu ayam. Dengan melakukan pengujian biuret yang digunakan untuk menganalisis unsur protein yang dihasilkan. Uji biuret menghasilkan perubahan warna unggu pada sampel yang mengindikasikan adanya unsur protein. Keratin yang dihasilkan dianalisis sifat mekanik dengan uji tarik, FT-IR dan DTA, Analisis gugus fungsi menunjukkan bahwa keratin dengan serapan puncak-puncak bilangan gelombang pada pita serapan untuk panjang gelombang tertentu menunjukkan adanya ikatan C-N Amina, munculnya vibrasi N-H amina protein dan gugus karbonil C = O dan spektrum keratin yang menandakan adanya gugus O-H. Data dari DTA menunjukkan pada puncak temperatur 320OC yang di identifikasikan sebagai temperatur leleh dan terjadi kenaikan temperatur dekomposisi pada 5200C.

Kata kunci :Limbah bulu ayam, Keratin, DTA, FT-IR

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Syamsu, K, (2008) dkk. Karakteristik Biolastik Poli-β-Hidroksialkanoat yang Dihaslikan oleh Ralstonia eutropha pada Substrat Hidrosilat Pati Sagu dengan Pemlastis Isopropil Palmitat. Jurnal Teknologi Pertanian. Universitas Mulawarman, ISSN 1858-2419. Vol 3

Gupta, A. Perumal, R.dkk. Extraction Of Keratin Protein From chicken Feather. Fakulty Og Chemical and Natural Resources Engineering. University Malaysia Pahang.

Ketaren, N. (2008) Pemanfaatan Limbah Bulu Ayam Sebagai Sumber Protein Ayam Pedaging Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Medan. Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara

Tosik, K. Adamiec, J. (2007). Biocomposites With a Content of Keratin from Chicken Feathers. Faculty of Process Engineering, Poland. 223, 90-924.

Kunert, J, (2000). Physiology of Keratinophilic Fungi. Revista Iberoamericana de

Micologia. Bilbao: 66-85.

Academia.edu. Fibrosa. Diperoleh 23 Agustus 2017, dari http://www.academia.edu/Fibrosa


Refbacks

  • »
  • »
  • »
  • »