ANALISIS USAHA TANI BUAH NAGA DI DESA ALUE BARAT KECAMATAN SAMALANGA

Elfiana M.Si

Sari


ABSTRAK

Penelitian ini telah dilakukan di Desa Alue Barat Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa besar keuntungan serta kelayakan usaha tani buah naga di Desa Alue Barat Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling), dengan alasan Desa Alue Barat Kecamatan Samalanga adalah salah satu usahatani buah naga di kabupaten Bireuen yang telah menjalankan usahatani buah naga dengan luas lahan 2 Ha. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada masalah Analisis Usahatani Buah Naga (Studi Kasus di Desa Alue Barat Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya yang dikeluarkan pada usahatani buah naga di Desa Alue Barat Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen adalah sebesar Rp.20.914.000 per tahun. Total penerimaan yang diperoleh adalah sebesar Rp.280.000.000 per tahun dan keuntungan yang diperoleh adalah sebesar Rp.259.086.000 per tahun, yang berarti bahwa usahatani buah naga menguntungkan. Usahatani buah naga di Desa Alue Barat Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen memiliki angka perbandingan B/C rasio sebesar 12,38 sehingga layak untuk diusahakan.

Kata Kunci: Usahatani Buah Naga, Penerimaan, Keuntungan dan Kelayakan


PENDAHULUAN

Buah naga adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang sudah mulai dibudidayakan di negara-negara Asia termasuk Indonesia. Buah yang dijuluki king of the fruit atau rajanya buah ini tampaknya sudah mendunia. Hal ini sangat didukung oleh keinginan negara produsen untuk mempromosikan. Salah satu contoh ialah Vietnam yang menggunakan media maskapai penerbangannya untuk promosi buah naga, yaitu dijadikan sebagai sajian pencuci mulut di pesawat untuk tujuan Eropa. Tidak heran jika pengenalan hingga penjuru dunia dapat cepat terlaksana.

Kabupaten Bireuen adalah salah satu kabupaten yang memiliki luas lahan dan sumberdaya alam yang melimpah didukung lagi dengan produksi pertanian yang sangat menjanjikan, tepatnya di Desa Alue Barat Kecamatan Samalanga adalah suatu tempat yang memiliki potensi pengembangan buah naga yang sangat bagus. Namun disisi yang lain kurangnya petani yang membudidayakan tanaman buah naga, padahal buah naga ini memiliki prospek yang sangat bagus di pasar, banyaknya minat konsumen terhadap buah naga dan dilihat dari sisi harga meningkat yaitu dengan harga Rp. 35.000 – Rp.40.000, /Kg. Jadi dengan harganya yang meningkat petani juga tertarik, tetapi mengapa tidak banyak orang yang membudidayakan, apakah tidak menguntungkan terhadap produksi yang dihasilkan.

Berdasarkan pada permasalahan yang ada, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah:

  1. Untuk melihat berapa besar keuntungan usahatani buah naga di Desa Alue Barat Kecamatan Samalanga.

2.     Untuk mengetahui kelayakan usahatani di Desa Alue Barat Kecamatan Samalanga.

 

 

 

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Antonius V. 2012. Analisis tingkat pendapatan usaha tani tomat apel di Kecamatan Tomposo Kabupaten Minahasa. Skripsi. Fakultas Ekonomi. Universitas Sam Ratulangi. Diakses tanggal 15 Maret 2014.

Aswita Pohan R. 2008. Analisis Usahatani Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Wortel Di Kabupaten Karo. Skripsi. Fakultas Pertanian. Univesitas Sumatra Utara. Diakses tanggal 22 Juni 2013.

Christofel D Nababan. 2009. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jangung di Kecamatan Tiga Binang Kabupaten Karo. Skripsi. Fakultas Ekonomi. Unersitas Sumatera Utara. Diakses tanggal 20 Juni 2013.

Firdaus Muhammad. 2009. Manajemen Agribisnis. Bumi Aksara. Jakarta.

Payaman J. Simanjuntak, 1995, Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia, LPFE UI, Jakarta.


Refbacks