PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI KELAS IX MATERI BERIMAN PADA HARI AKHIR DI UPTD SMP NEGERI 3 BAKTIYA KABUPATEN ACEH UTARA

Nurjamaliah Nurjamaliah

Sari


Penggunaan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas IX Materi Beriman Pada Hari Akhir di UPTD SMP Negeri3 Baktiya Kabupaten Aceh Utara”. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana Model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX semester 1 tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini berlangsung dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi: kemampuan berpikir kritis siswa yang diambil dari pemberian soal tes pada setiap akhir siklus. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah apabila80% dari jumlah siswa berkategori tuntas dengan kriteria tuntas belajar apa bila nilai hasil evaluasi pada siklus I dan II65. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan rata-rata hasil belajar siswas ebesar 68 dan persentase ketuntasan belajarsebesar56,7%. Pada siklus II menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 77,3 dan persentase ketuntasan belajar sebesar 80%. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan Model Discovery Learning dapat meningkatkanhasil belajar atau kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX semester 1 tahun pelajaran 2018 / 2019 pada materi Beriman Pada Hari Akhir.

Kata kunci: Model Discovery Learning, Berpikir Kritis, Beriman Pada Hari Akhir

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonymous. 2006. Standar Kompetensi Mata Pelajaran IPA SD/MI. Jakarta: BNSP

Ennis, R. H. 2011. The Nature of Critical Thinking: an Outline of Critical Thinking Dispositions and Abilities. A Presentation at The Sixth International Conference on Thinking At MIT. Cambridge. MA.

Fisher, A. 2001. Critical Thinking. an Introduction. Cambridge: University Press.

Isjoni dan Ismail, A. 2008. Model-Model Pembelajaran Mutakhir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kuswana, W.S. 2012. Taksonomi Kognitif. Perkembangan Ragam Berpikir. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.

Rusman. 2010. Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Liliasari. 2011. Membangun Masyarakat Melek Sains Berkarakter Bangsa Melalui Pembelajaran. Makalah Seminar Nasional. Universitas Negeri Semarang. Jawa Tengah.

Sutrisno, Joko. 2008. Pengaruh Metode Pembelajaran Inquiry dalam Belajar Sains terhadap Motivasi Belajar Siswa. http://www.erlangga.co.id. (Diunduh pada Tanggal 4 September 2017).

Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Murti, B. 2009. Berpikir Kritis (Critical Thinking). Seri Kuliah Budaya Ilmiah. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Tersedia Di http://researchengenis.com. (Diakses Tanggal 28 Maret 2013).

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Modul Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 SMP Bahasa Inggris. Jakarta: Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 58 tahun 2014 tentang Kurkulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.