MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHERS (NHT) UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI WACANA SASTRA BAGI SISWA KELAS IX-B SMP NEGERI 6 LHOKSUKON SEMESTER GANJIL 2019/2020

Siti Halimah

Sari


Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 6 Lhoksukon selama tiga bulan sejak bulan September sampai November 2019 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memahami wacana sastra bagi siswa kelas IX-B tahun ajaran 2019/2020 semester 1 pada KD 7.1 menemukan tema, latar, dan penokohan pada cerpen-cerpen dalam satu kumpulan cerpen dan KD 7.2 menganalisis nilai-nilai kehidupan pada cerpen dalam satu buku kumpulan cerpen. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas IX-B SMP Negeri 6 Lhoksukon tahun ajaran 2019/2020 sebanyak 27 siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai pada setiap siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasi dengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan siklus 2. Melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) bagi siswa kelas IX-B SMP Negeri 6 Lhoksukon tahun ajaran 2019/2020, ketuntasan belajar pada siklus II mencapai 85%, dengan nilai rata-rata kelas 80.26 dari siklus I sebesar 59.3% dengan nilai rata-rata kelas 63 dibandingkan dengan ketuntasan belajar siswa pada pra siklus hanya mencapai 25.9% dengan nilai rata-rata 56. Dengan demikian sebagian siswa kelas IX-B SMP Negeri 6 Lhoksukon mengalami peningkatan kemampuan membaca dalam memahami wacana sastra. Selain itu, hasil pengamatan pada proses belajar mengajar memperlihatkan perubahan siswa lebih aktif pada siklus I dan siklus II dibandingkan dengan pra siklus atau sebelum dilakukannya tindakan kelas.

Kata kunci: Model Pembelajaran Numbered Heads Together, Kemampuan Belajar Siswa, Materi Wacana Sastra.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Iskandar, Agung. 2010. Meningkatkan Kreativitas Pembelajaran Bagi Guru. Jakarta, Bestari Buana Murni.

Mulyasa, 2002: 183, Proses Pembelajaran Merupakan Interaksi Edukatif. Bandung, Sinar baru Algresindo.

Maftuh, M. Dkk. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya.

Purwodarminto, 1988: 553, Berasal Dari Kata “MaImpu”. Jakarta: Rajawali Press.

Purwaningsih E. 2004. Efektifitas Model Pembelajaran Jigsaw dan Peta Konsep terhadap Prestasi Belajara Fisika dalam Materi Interferensi Cahaya pada Lapisan Tipis ditinjau dari Minat dan Intelegensi Siswa. Surakarta: Prograrn Studi Pendidikan Sains. Program Pascasarjana UNS.

Riduwan. 2003. Dasar-dasar Statistika. Cetakan III. Edisi Revisi. Bandung: Alfabeta.

Sudjana, N. 2011. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung, Sinar Baru Algesindo: Cetakan kedua belas.

Suganda, Elia. Dkk. Bahasa dan Sastra Indonesia 3 kelas IX SMP: kurikulum 2004. Bandung, PT Remaja Rosda Karya.

Yunanto, Sri Joko. 2004. Sumber Belajar Anak Cerdas. Jakarta, Grasindo.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.