UJI LAPANG PROBIOTIK PROBIOMIX PLUS SEBAGAI SUPLEMENTASI PAKAN PADA TERNAK UNGGAS (ENTOG LOKAL)

Muhammad Daud, Zahrul Fuad, Mulyadi Mulyadi

Sari


ABSTRAK

Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efektivitas probiotik probiomix plus sebagai imbuhan

pakan terhadap performan ternak entog lokal. Materi penelitian yang digunakan adalah entog lokal sebanyak 100 ekor yang berumur 1 hari (DOD) yang dibagi kedalam 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan ransum yang diberikan selama penelitian adalah: R1= ransum basal (kontrol), R2= ransum basal + 0,1%  probiomix plus, R3= ransum basal

+ 0,2%  probiomix plus, dan R4= ransum basal + 0,3% probiomix plus. Pakan dan air minum diberikan secara ad libitum selama 1-12 minggu. Peubah yang diamati meliputi: konsumsi ransum, pertambahan berat badan, bobot badan  akhir,  dan  konversi  ransum.  Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi probiotik probiomix plus dalam ransum tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi ransum, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan entog lokal. Ternak entog yang disuplementasi probiomix plus dalam ransum menghasilkan pertambahan bobot badan lebih tinggi dibandingkan entog yang mendapat ransum kontrol (tanpa suplementasi  probiotik).  Penggunaan  probiomix  plus  dalam  ransum  memberi  pengaruh  yang  nyata  (P<0,05) terhadap rataan konversi ransum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa suplementasi probiotik probiomix plus dalam ransum tidak berpengaruh negatif terhadap performan entog lokal.

 

Kata kunci: probiotik, probiomix plus, entog lokal, suplementasi pakan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Dorup, I. 2004. The Impact Of Minerals And Micronutrients On Growth Kontrol. Muscle Development Of Livestock Animals Physiology, Genetics And Meat Quality. Ed. By M.F.W. Te Pas, M.E. Everts And H.P. Haagsman. Cabi Publishing. Cab International Wallingford Oxfordshie Ox10 8 De. Uk. P. 125 – 136.

Fan, H.P., M. Xie, W.W. Wang, S.S. Hou And W.

Huang. 2008. Effect of dietary energy on growth performance and carcass quality of white growing pekin ducks from two to six weeks of age. Poult. Sci. 87: 1162 – 1164.

Fuller, R. 1997. Probiotics 2 Aplication and Practical Aspects. 1st. Ed.. Chapman and Hall. London, Weinheim, New York, Tokyo, Meulbourne, Medras.

Iskandar, S., Vanvan S. Nugroho, D.M. Suci Dan A.R. Setioko. 2001. Adaptasi biologis itik jantan muda lokal terhadap ransum berkadar dedak padi tinggi. Pengembangan Agribisnis Unggas Air sebagai Peluang Usaha Baru. Fakultas Peternakan IPB bekerjasama dengan Balai Penelitian Ternak,

Puslitbang Peternakan, Bogor. hlm. 118 – 127.

Ketaren, P.P. dan L.H. Prasetyo. 2007. Pengaruh pemberian pakan terbatas terhadap produktivitas itik silang Mojosari x Alabio (MA): Masa pertumbuhan sampai bertelur pertama. JITV 12:

-15.

Ketaren, P.P dan L.H. Prasetyo. 2001. Pengaruh pemberian pakan terbatas terhadap penampilan itik silang Mojosari x Alabio (MA) umur 8 minggu. Pros. Lokakarya Unggas Air, 6 – 7

Agustus 2001, Auditorium BPT Ciawi. Fakultas Peternakan IPB bekerjasama dengan Balai Penelitian Ternak, Puslitbang Peternakan Bogor. hlm. 105 – 110.

Ketaren, P.P. 2007. Peran itik sebagai penghasil telur dan daging nasional. Wartazoa, 17(3): 117 – 127.

Hernandez, F., J. Madrid, V. Garcia, J. Orengo And M.D. Megias. 2004. Influence of two plants extracts on broilers performance, digestibility, and digestive organ size. Poult.Sci. 83: 169 – 174.

Jull, M.A. 1978. Poultry Husbandary. 3rd Edition.

Mc. Graw Hill Book Co. Inc. New York. Toronto. London.

Leeson, S., L. Caston and J.D. Summers. 1996.

Broiler response to dietary energy. Poult. Sci. 75:

– 535.

Leclercq, B., dan H. de. Carville. 1986. Dietary

Energy, Protein and Phosphorus

Requirements of Muscovy Ducks. Printed and Published by the University of New England, Armidale.

National Research Council. 1994. Nutrient

Requirement of Poultry. Ninth Revised

Edition. Printing and Publishing National Academy of Science. Washington.

Nesheim, M.C., R.E. Austic, dan L.E. Card. 1979.

Poultry Production. Twelfth Ed. Lea and Febiger. Philadelphia.

North, M.O. dan D.D. Bell. 1990. Commercial Chicken Production Manual. Second Edition. The Avi Publishing Co. Inc. Wesport. Connecticut.

Randa, S.Y. 2007. Bau Daging dan Performa Itik Akibat Pengaruh Perbedaan Galur dan Jenis Lemak serta Kombinasi Komposisi Antioksidan (Vitamin A, C, dan E) dalam Pakan. Disertasi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Schaible, P.J. 1979. Poultry Feed and Nutrition.

Second Edition. The Avi Publishing Co. Inc. Westport.

Steel, R.G.D. & J.H. Torrie. 1995. Principles and Procedures of Statistics A Biometrical Approach. London.

Soeparno. 2005. Ilmu dan Teknologi Daging.

Cetakan ke-4, 2005. Gadjah Mada University

Press, Yogyakarta.

Soeharsono. 1976. Respon Broiler Terhadap Berbagai Kondisi Lingkungan. Disertasi Universitas Padjadjaran.

Wahju, J. 1992. Ilmu Nutrisi Unggas. Cetakan ke 4.

Gajah Mada University Press. Yogjakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.